Sosialisasi Kegiatan RTLH TA 2024


Pemerintah Kota (Pemkot) Depok melalui Dinas Perumahan dan Permukiman Kota Depok Bersama Bidang Permukiman memberikan bantuan untuk rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH). Pemerintah Kota Depok akan membantu RTLH di Kota Depok sebanyak 1.525 unit melalui program Kartu Depok Sejahtera (KDS) pada tahun 2024.

Wali Kota Depok, Mohammad Idris mengatakan, program perbaikan RTLH telah dilaksanakan melalui program KDS. Bantuan perbaikan RTLH milik warga akan dilakukan dengan cara memberikan dana non tunai melalui bank.

Idris menjelaskan, sebelumnya Pemerintah Kota Depok menerima proposal pengajuan perbaikan RTLH. Atas usulan tersebut Pemerintah Kota Depok melakukan verifikasi dan validasi untuk dimasukkan dalam SK Walikota Depok untuk mendapatkan bansos RTLH.

“Setiap unit RTLH akan mendapatkan bantuan sebesar Rp23 juta,” jelas Idris.

Nantinya, para pemilik RTLH akan diberikan buku tabungan sehingga uang bantuan perbaikan diberikan melalui tabungan tersebut. Adapun rincian bantuan sebesar Rp23 juta diperuntukan untuk pembelian material bangunan Rp20 juta dan upah pekerja dan pembuatan LPJ sebesar Rp3 juta.

Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman Kota Depok Dadan Rustandi, ST.,M.Si di Depok, mengatakan sebelum melaksanakan perbaikan RTLH, pihaknya selalu melakukan sosialisasi terlebih dahulu kepada calon penerima manfaat.

 

Menurut dia, sosialisasi tersebut mengacu pada Peraturan Wali Kota Depok Nomor 60 Tahun 2023 tentang Pedoman Pelaksanaan Rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni. Serta Peraturan Wali Kota Nomor 66 Tahun 2018 tentang Tata Cara Pemberian dan Pertanggungjawaban Hibah dan Bantuan Sosial.

Sosialisasi RTLH dari Disrumkim Kota Depok menyasar ke seluruh kecamatan, dengan peserta calon penerima manfaat.

Ada 6 lokasi yang akan disambangi pada bulan mei. Di antaranya:

1. Kecamatan Tapos.

2. Kecamatan Cilodong.

3. Kecamatan Cipayung.

4. Kecamatan Cinere.

5. Kecamatan Sawangan.

6. Kecamatan Bojongsari.

“Rencana pada bulan mei mulai lakukan sosialisasi kepada calon penerima manfaat RTLH. Waktunya kami bagi dua, pagi dan siang,” ujarnya

Lanjut Dadan, pada hari Senin (27/05/2024) Disrumkim Kota Depok kan menyambangi Kecamatan Tapos untuk melakukan sosialisasi pada pukul 08.30 WIB. Dilanjut dengan Kecamatan Cilodong pada pukul 13.30 WIB.

Kemudian, Selasa (28/05/2024), Disrumkim Kota Depok hadir di Kecamatan Cipayung pukul 08.30 WIB dan Kecamatan Cinere pukul 13.30 WIB.

Pada Rabu (29/05/2024), Disrumkim Kota Depok ada di Kecamatan Sawangan sesi pagi dan Kecamatan Bojongsari sesi siang.

Adapun, beberapa hal yang akan disampaikan antara lain terkait proses teknis pendanaan RTLH, teknis pertanggungjawaban, dan rincian pemberian dana RTLH kepada calon penerima manfaat.

"Hal ini agar sesuai dengan kaidah aturan pemberian bansos RTLH. Kami juga akan memfasilitasi pembukaan rekening BJB untuk penerima manfaat,” jelasnya.

Ia menambahkan, untuk sementara baru 6 kecamatan yang dilakukan sosialisasi RTLH pada Mei 2024.

“Sementara baru 6 kecamatan yang akan kami beri sosialisasi, 5 kecamatan lainnya menyusul di bulan Juli 2024, Insya Allah karena masih dalam tahap verifikasi lapangan,” terangnya